TOJO, t-media.id | Di bawah sorotan tajam publik terkait dugaan penyimpangan pengadaan lahan Sekolah Rakyat Betaua, Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu,S.H., akhirnya angkat bicara. Dalam pertemuan bertajuk Mimbar Bebas dan Rembuk Bersama di Gedung Pasar Rakyat Desa Betaua, Selasa (17/2/2026), Ilham melontarkan bantahan keras terhadap isu “permainan” harga tanah yang menyeret namanya.
Kehadiran orang nomor satu di Touna ini merupakan respons atas eskalasi protes warga yang sebelumnya memblokade Jalan Trans Sulawesi. Di hadapan Aliansi Masyarakat Tojo Bersaudara, Ilham menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan lahan tersebut telah melewati koridor teknis yang ketat.
Polemik ini mencuat setelah muncul tudingan adanya ketidakberesan dalam penentuan lokasi dan harga lahan di Desa Betaua. Namun, Ilham berkali-kali menekankan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) tidak memiliki kewenangan absolut dalam menentukan nilai transaksi tersebut.
“Saya instruksikan dinas terkait untuk berkoordinasi dengan tim pusat guna meninjau lokasi. Tim pusatlah yang memutuskan kelayakan dan menentukan harga tanpa ada kongkalikong dari pihak saya,” tegas Ilham Lawidu di hadapan massa.
Suasana sempat memanas ketika Bupati mulai menyinggung soal transparansi aliran dana. Dengan nada bicara yang dalam, Ilham memberikan pernyataan yang berani demi memulihkan kepercayaan publik terhadap integritas kepemimpinannya.
“Maka saya bersumpah, seribu rupiah pun saya tidak mendapatkan dari harga pembelian tanah lokasi Sekolah Rakyat yang ada di Desa Betaua,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Ilham mengaku belum menerima panggilan resmi dari aparat penegak hukum terkait permasalahan yang kini menjadi buah bibir di masyarakat tersebut. Ia menganggap isu yang berkembang saat ini lebih banyak dipicu oleh provokasi pihak luar yang tidak bertanggung jawab.
Pertemuan strategis ini juga dikawal langsung oleh jajaran legislatif. Ketua DPRD Tojo Una-Una, Gusnar Sulaeman, dan Wakil Ketua DPRD, Jafar M. Amin, turut hadir menyaksikan klarifikasi terbuka tersebut. Kehadiran mereka seolah memberi sinyal bahwa pengawasan terhadap proyek strategis ini akan terus berjalan sesuai prosedur.
Di akhir arahannya, Bupati Ilham meminta para pemilik lahan untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh intimidasi selama prosedur yang dijalankan sudah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Ia pun meminta doa masyarakat agar tetap amanah memimpin Touna bersama Wakil Bupati, Ibu Surya. *[]
Sumber : Istimewa












![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
