TOJO UNA-UNA, t-media.id | Dalam upaya memperkuat akses pendidikan di wilayah kepulauan, Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar secara resmi menyerahkan bantuan perahu ketinting kepada siswa-siswi di tiga desa wilayah Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una. Kamis (27/2/2026).
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Desa Wakai, Kecamatan Una-Una, dan turut dihadiri Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, serta sejumlah pejabat dan unsur TNI lainnya.
Dalam sambutannya, Pangdam XXIII/Palaka Wira menyampaikan bahwa bantuan perahu ketinting ini merupakan bentuk kepedulian nyata TNI terhadap tantangan geografis yang dihadapi masyarakat kepulauan, khususnya para pelajar.
“Wilayah ini adalah kepulauan dengan kondisi geografis yang cukup menantang. Banyak anak-anak harus menempuh perjalanan jauh dan berisiko untuk mencapai sekolah. Dengan adanya perahu ketinting ini, kami berharap akses pendidikan menjadi lebih mudah dan aman,” ujar Pangdam.
Ia menegaskan, meskipun bantuan tersebut tidak besar secara materi, namun memiliki makna moral dan sosial yang sangat penting. Menurutnya, generasi muda adalah aset bangsa yang harus mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara, tanpa terkendala faktor geografis.
“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, merekalah yang akan melanjutkan estafet pembangunan. Karena itu, memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Selain bantuan transportasi laut, Pangdam juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur pendukung seperti listrik dan jaringan internet yang mulai berkembang di kawasan Kepulauan Togean. Ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Bupati Ilham Lawidu, S.H., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar sarana transportasi, tetapi simbol harapan bagi anak-anak yang selama ini harus menyeberangi laut setiap hari demi menempuh pendidikan.
“Kondisi geografis menjadi tantangan besar dalam pemerataan pendidikan di daerah kami. Masih banyak siswa yang harus menempuh perjalanan panjang dengan risiko tinggi. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak di wilayah terluar,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sosial di kawasan kepulauan. Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan akses pendidikan semakin merata dan mampu mencetak generasi muda yang cerdas dan berdaya saing.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan antara aparat TNI dan masyarakat setempat. Suasana haru dan optimisme tampak mewarnai acara tersebut, mencerminkan sinergi nyata dalam menghadirkan solusi konkret atas tantangan transportasi yang selama ini dihadapi warga Kepulauan Togean.
Masyarakat berharap program serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan, khususnya di Kabupaten Tojo Una-Una. *[]
Sumber : Rahmawati Tane












![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
