t-media.id, TOUNA – Upaya memperkuat literasi penggunaan spektrum frekuensi radio di Sulawesi Tengah terus dilakukan. Kementerian Komunikasi dan Digital RI melalui Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Palu (Balmon Palu) menggelar Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Non-Reguler di Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (11/4/2026).
Bertempat di SMKN 1 Ampana, ujian kali ini tidak lagi menggunakan metode konvensional, melainkan berbasis Computer Assisted Test (CAT). Langkah ini diambil untuk menjamin transparansi serta objektivitas hasil ujian guna menjaring operator radio yang kompeten.
Pelaksanaan ujian diikuti oleh 71 peserta yang terbagi dalam tiga jenjang kompetensi. Menariknya, antusiasme tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari kalangan birokrat. Sejumlah pejabat eselon di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Tojo Una-Una tercatat duduk di kursi peserta untuk meraih sertifikasi amatir radio tersebut.
Mewakili Bupati Tojo Una-Una, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Moh. Asrar M. Ali, menekankan bahwa penggunaan sistem CAT adalah bagian dari gerak besar transformasi digital pemerintah.
“Penerapan metode CAT dalam ujian ini merupakan langkah maju untuk mewujudkan sistem yang lebih transparan, objektif, dan akuntabel. Ini sejalan dengan semangat transformasi digital yang didorong pemerintah di berbagai sektor,” ujar Asrar saat membacakan sambutan tertulis Bupati.
Lebih dari sekadar hobi, keberadaan amatir radio di Tojo Una-Una dinilai memiliki nilai strategis. Kondisi geografis wilayah yang beragam dan berisiko bencana menjadikan peran operator radio sebagai tulang punggung komunikasi darurat.
Asrar menyebutkan bahwa operator radio yang bernaung di bawah Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) sering kali menjadi garda terdepan saat infrastruktur komunikasi komersial lumpuh, terutama dalam penanggulangan bencana dan kegiatan sosial.
“Keberadaan operator yang kompeten dan berintegritas sangat dibutuhkan, khususnya di daerah kita. Saya berharap kegiatan ini melahirkan generasi amatir radio handal yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Penyelenggaraan UNAR 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Balmon Palu, ORARI Daerah Sulawesi Tengah, dan ORARI Lokal Tojo Una-Una. Sinergi ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa penggunaan spektrum frekuensi radio di daerah tetap tertib hukum dan sesuai dengan etika internasional.
Melalui sertifikasi ini, Pemda Tojo Una-Una berharap kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi komunikasi meningkat, selaras dengan visi daerah untuk mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera berbasis sektor unggulan. *[]













![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
