TOJO UNA-UNA, t-media.id | Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Tojo Una-Una (YH8MJD) resmi menggelar kegiatan Dukungan Komunikasi (Dukom) untuk mengawal arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. Aksi ini bertujuan memastikan kelancaran arus lalu lintas serta menjadi jalur komunikasi cadangan jika jaringan seluler mengalami gangguan (blank spot atau overload).
Ketua ORARI Lokal Tojo Una-Una, Arman Tambilalo (YB8PAR), menyatakan bahwa operasi kemanusiaan ini merujuk pada instruksi Sekretaris Jenderal ORARI Pusat melalui surat nomor 023/OP-II/ORPUS/III/2026.
“ORARI Lokal Tojo Una-Una (Orlok Touna) telah mempersiapkan dukungan informasi, baik menjelang sibuknya suasana lebaran maupun setelahnya,” ujar Arman dalam keterangannya, Jumat, 13 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya, Orlok Touna mendirikan sejumlah posko bantuan komunikasi di titik strategis. Fokus utama pemantauan meliputi Simpul Transportasi (Terminal, pelabuhan), Jalur Arteri (Jalur utama mudik yang rawan kemacetan) dan Kamtibmas (Pemantauan jalannya pawai takbir di malam lebaran).
Arman menegaskan bahwa personel ORARI akan memberikan informasi real-time mengenai kondisi jalan, titik kecelakaan, hingga jalur alternatif. Data tersebut akan diteruskan secara berjenjang kepada pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga PMI.
Ketua Bidang Operasi dan Teknik Orlok Touna, Muchtar Bagenda (YB8PVU), juga menjelaskan teknis komunikasi dilakukan melalui koordinasi ketat dengan Stasiun Posko Induk ORDA Sulawesi Tengah (YH8MAD).
“Stasiun Posko Induk bekerja pada frekuensi HF 40 Meter Band 7.110 MHz dan VHF 145.550 MHz,” jelas Muchtar.
Setiap posko di tingkat lokal diwajibkan melakukan pelaporan situasi atau roll call sebanyak dua kali sehari, yakni pada pukul 08.00 WITA dan 17.00 WITA. Hal ini dilakukan untuk memastikan sinkronisasi data lapangan dengan pusat komando di tingkat provinsi.
Selain informasi lalu lintas, ORARI berperan krusial sebagai infrastruktur komunikasi cadangan. Mengingat lonjakan trafik data seluler sering kali memicu gangguan internet saat puncak Lebaran, radio amatir menjadi solusi vital bagi instansi terkait dalam mengintegrasikan jaringan komunikasi darurat.
Seluruh kegiatan Dukom ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Operasi ini mengedepankan prinsip kesukarelaan anggota demi menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat di Sulawesi Tengah. *[]












![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)















Touna Media Infotama
