t-media.id, PALU | Pergantian kepemimpinan di tubuh Komando Resimen Militer (Korem) 132/Tadulako diharapkan menjadi momentum penguatan stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Tengah. Keharmonisan hubungan antara institusi militer dan pemerintah daerah menjadi prasyarat utama agar program pembangunan strategis di kawasan timur Indonesia dapat berjalan tanpa hambatan.
Hal itu mengemuka dalam acara pisah sambut Komandan Resimen Militer (Danrem) 132/Tadulako dari Brigadir Jenderal Deni Gunawan kepada Brigadir Jenderal Suntara Wisnu di Hotel Aston Palu, Rabu (1/4/2026) malam. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta kepala daerah se-Sulawesi Tengah.
Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, S.H., yang hadir mewakili para kepala daerah, menekankan pentingnya peran TNI sebagai mitra strategis pemerintah sipil. Menurut dia, pengawalan keamanan oleh TNI memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjamin keberlangsungan investasi dan proyek infrastruktur di daerah.
“Kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah perlu terus dijaga. Dengan kebersamaan yang kuat, kita bisa memastikan pembangunan berjalan tanpa hambatan dan masyarakat merasa nyaman,” ujar Ilham dalam sambutannya.
Selama masa jabatan Brigjen Deni Gunawan, sinergi lintas sektoral di Sulawesi Tengah dinilai cukup solid. Deni dikenal mampu mengonsolidasikan kekuatan militer untuk mendukung tugas-tugas kemanusiaan dan pendampingan pembangunan di wilayah yang memiliki dinamika sosial cukup tinggi tersebut.
Kini, tugas tersebut beralih kepada Brigjen Suntara Wisnu. Sebagai pejabat baru, Suntara dihadapkan pada tantangan untuk mempertahankan kondisi keamanan yang sudah kondusif sekaligus membawa Korem 132/Tadulako lebih adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk potensi gangguan keamanan non-tradisional.
Pengamat militer menilai, posisi Sulawesi Tengah secara geopolitik sangat strategis karena berada di jalur lintasan ekonomi nasional. Oleh karena itu, sosok Danrem di wilayah ini dituntut tidak hanya memiliki kecakapan taktis, tetapi juga kemampuan komunikasi sosial yang baik untuk merangkul berbagai elemen masyarakat.
Pergantian kepemimpinan di lingkungan TNI merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan performa satuan. Namun, bagi publik di Sulawesi Tengah, pergantian ini membawa harapan akan hadirnya jaminan keamanan yang berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan penyerahan cendera mata dan ramah tamah sebagai simbol penghormatan atas dedikasi pejabat lama serta penyambutan hangat bagi pejabat baru.*[]
Laporan: Prokopim/PPID Setdakab Touna













![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)











Touna Media Infotama
