t-media.id | Pemerintah daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Tojo Una-Una, menghadapi tekanan fiskal yang semakin berat menjelang tahun anggaran 2026. Kondisi ini dipicu oleh kebijakan pemerintah pusat yang menitikberatkan pada efisiensi anggaran, konsolidasi fiskal, serta penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD), yang berdampak pada menyempitnya ruang fiskal daerah.
Di tengah keterbatasan transfer pusat, pemerintah daerah dituntut untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, upaya tersebut dinilai tidak mudah dilakukan dalam waktu singkat karena adanya ketimpangan struktural antarwilayah, terutama di daerah dengan basis ekonomi terbatas.
Situasi ini mencerminkan dilema desentralisasi, di mana daerah didorong untuk lebih mandiri, tetapi pada saat yang sama masih sangat bergantung pada kebijakan fiskal dan transfer dari pemerintah pusat yang bersifat fluktuatif.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Tojo Una-Una, Burhanudin, S.Ag., M.Si., menekankan pentingnya pendekatan hati nurani dalam pengelolaan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Hati nurani rakyat harus menjadi kompas dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat di daerah, menjauhi perpecahan, dan mengutamakan pembangunan,” kata Burhanudin dalam sebuah diskusi, Sabtu, (7/2/2026).
Menurut Burhanudin, fokus pembangunan seharusnya dimulai dari tingkat desa dan daerah sebagai fondasi penguatan nasional. Ia menyatakan bahwa kemakmuran daerah akan berkontribusi langsung terhadap ketahanan dan kesejahteraan Indonesia secara keseluruhan.
“Dari daerah kita mulai, untuk Indonesia kita bangun. Hanura konsisten mewujudkan kemakmuran dari pinggiran,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa komitmen tersebut bukan sekadar slogan politik. “Bukan sekadar slogan, Hanura hadir untuk berbuat nyata memajukan desa dan daerah. Hanura adalah partainya orang desa, yang fokus pada kemakmuran rakyat pedesaan dan daerah,” kata Burhanudin.
Burhanudin menambahkan, daerah yang berdaya dan masyarakat yang diberi ruang untuk tumbuh merupakan fondasi penting bagi Indonesia yang sejahtera. “Saat daerah dan masyarakat diberi kesempatan berkembang, Indonesia akan melangkah lebih kuat,” ujarnya. *[]












![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)
























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
