WAKEP, t-media.id | Dugaan penyalahgunaan kewenangan kembali mencuat di Desa Kolami, Kecamatan Walea Kepulauan, Kabupaten Tojo Una-Una. Bantuan alat transportasi laut berupa perahu sekolah yang bersumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tojo Una-Una Tahun Anggaran 2025 diduga tidak lagi digunakan sesuai peruntukannya.
Informasi tersebut disampaikan oleh seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada media ini, Senin (2/2/2026). Menurut sumber tersebut, perahu bantuan itu awalnya diserahkan secara resmi oleh Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-Una kepada pihak SDN Kolami untuk menunjang transportasi siswa, khususnya anak-anak yang harus menempuh jalur laut menuju sekolah.
Namun, bantuan yang diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan tersebut dilaporkan tidak lagi difungsikan sebagaimana mestinya. Perahu operasional itu disebut-sebut kini berada dalam penguasaan Kepala Desa Kolami dan tidak digunakan untuk mengangkut siswa.
Kepala Desa Kolami, sebagaimana disampaikan sumber, beralasan bahwa perahu tersebut tidak lagi dibutuhkan oleh siswa.disebabkan saat ini tidak ada lagi siswa asal Desa Kolami yang bersekolah di Madrasah Aliyah Alkhairaat Dolong, desa tetangga, yang memerlukan transportasi laut.
Namun demikian, keterangan tersebut dibantah oleh sumber yang sama. Menurutnya, hingga kini masih terdapat sejumlah anak dari Desa Kolami yang bersekolah di Madrasah Aliyah Alkhairaat Dolong. Para siswa tersebut terpaksa menempuh jalur darat dengan kondisi akses yang dinilai sulit dan kurang memadai.
Sumber menegaskan, terlepas dari klaim bahwa perahu tidak lagi digunakan untuk transportasi siswa, bantuan tersebut secara administratif dan fungsional seharusnya tetap menjadi aset SDN Kolami, Pasalnya, perahu tersebut merupakan bantuan operasional pendidikan yang diperuntukkan bagi sekolah, bukan untuk dialihkan penguasaannya kepada pemerintah desa.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN Kolami maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Tojo Una-Una belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, sejumlah warga berharap adanya kejelasan terkait status, peruntukan, serta kewenangan penggunaan bantuan transportasi tersebut agar tetap berpihak pada kepentingan pendidikan anak-anak di Desa Kolami.*[]











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)

















Touna Media Infotama
