TOJO UNA-UNA, t-media.id – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025 telah meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Ribuan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur dalam skala besar menjadikan bencana ini sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.
Merespons kondisi tersebut, Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, S.H., mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perayaan Tahun Baru 2026 secara besar-besaran. Imbauan ini disampaikan melalui video pada Rabu (24/12/2025).
“Kita masih berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh. Mari kita hormati kepedihan mereka dengan menahan diri dan memperbanyak doa,” ujar Ilham.
Ia mengajak masyarakat Tojo Una-Una untuk menjadikan momentum pergantian tahun sebagai waktu refleksi dan kepedulian sosial, bukan euforia berlebihan. Menurutnya, empati dan solidaritas merupakan bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi para korban bencana. *[]











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
