Ampana Tete (t-media.id) – Pergantian kepemimpinan di tingkat desa bukan sekadar pergantian nama dalam struktur pemerintahan. Di Desa Uemakuni, Kecamatan Ampana Tete, Selasa (16/12/2025), momen serah terima jabatan kepala desa menjadi penanda berlanjutnya tanggung jawab kolektif untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik.
Dalam prosesi yang berlangsung di Kantor Desa Uemakuni, Jalan Jurusan Mangga Dua, Amin, Penjabat Kepala Desa Sabo, secara resmi menyerahkan amanah kepemimpinan kepada Sukiman Dang, Kepala Desa Terpilih Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2025–2027. Hadir menyaksikan pergantian tersebut Camat Ampana Tete Abd. Wahid, S.Pd.I, Sekretaris Camat Suhaerul, S.Pd.I., Kapolsek Ampana Tete Iptu Rochmat Ari Purwanto, S.M., unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta perwakilan masyarakat.
Serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan memori jabatan. Dokumen yang diserahkan mencakup laporan realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025, data kependudukan, data aset desa, bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025, serta profil desa. Inventaris desa berupa kendaraan dinas roda dua dan satu unit laptop turut diserahkan sebagai bagian dari tanggung jawab administratif.
Lebih dari sekadar pemenuhan prosedur, prosesi ini mencerminkan upaya menjaga tata kelola pemerintahan desa yang tertib dan berkelanjutan. Dengan penyerahan kewenangan, hak, dan kewajiban secara terbuka, Desa Uemakuni diharapkan dapat melanjutkan agenda pembangunan tanpa jeda, meski terjadi pergantian kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Amin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai keterbatasan selama masa jabatannya. Ia juga mengapresiasi dukungan warga yang telah menjadi bagian dari dinamika pemerintahan desa.
Sementara itu, Sukiman Dang menekankan pentingnya merajut kembali persatuan warga pascapemilihan kepala desa. Menurutnya, perbedaan pandangan adalah bagian dari proses demokrasi, namun pembangunan hanya dapat berjalan apabila seluruh elemen masyarakat kembali berjalan dalam satu arah.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Sukiman menegaskan bahwa kepemimpinan desa bukan kerja individual, melainkan kerja kolektif yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga tanpa kecuali.
Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi titik awal bagi Desa Uemakuni untuk menata kembali langkah, memastikan pelayanan publik tetap berjalan, serta menjawab harapan masyarakat terhadap pemerintahan desa yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan bersama.*[]











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
