Ratolindo (t-media.id) – Akibat curah hujan seharian dengan intensitas tinggi, mengakibatkan luapan air hujan masuk genangi pemukiman penduduk dititik area langganan luapan air hujan hingga pukul 01:30 Wita , Sabtu (22/03/2025).
Sejumlah warga harus mengungsi kerumah keluarganya yang tidak terdampak luapan air hujan, hal ini sebagai tindakan untuk mengatar nyenyak tidur anak-anak mereka, sementara warga yang lain yang terdampak rumahnya digenangi air hanya bisa pasrah dan berusaha untuk mengurangi jumlah derasnya air hujan yang meluap dengan menutup tempat masuk air dengan peralatan seadanya.
Hingga menjelang sahur dini hari curah hujan masih beraktifitas, sejumlah warga masih berusaha menyelamatkan barang-barang rawan rusak oleh air, menempatkan tempat tidur (kasur/springbed), dan alat-alat elektronik lainnya ditempat yang tinggi.
Dengan kondisi ini warga berharap upaya pemerintah untuk menangani luapan setiap musim penghujan, “ Kasian torang ini tiap hujan deras pasti masuk air dirumah, morehab rumah kase tinggi pondasi belum bisa, sementara air yang meluap ini dari Maha Memberi Air Hujan, jadi torang cuman butuh pemerintah bisa mencari solusi untuk torang” keluh Anggi warga Dondo Barat saat menguras air hujan didalam rumahnya.











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
