TOJO UNA-UNA (t-media.id) — Peringatan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Tojo Una-Una di Alun-alun Bumi Mas Uemalingku, Kamis (18/12/2025), tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga penegasan komitmen persaudaraan budaya dan kolaborasi antar daerah di Sulawesi.
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menekankan bahwa pembangunan daerah harus bertumpu pada persatuan, kearifan lokal, serta pelestarian budaya dan lingkungan. Ia menilai Tojo Una-Una sebagai wilayah yang memiliki kekayaan budaya dan potensi bahari yang mampu menjadi kekuatan utama pembangunan berkelanjutan.
“Mari lanjutkan pembangunan dengan persatuan. Momen HUT ini menjadi pengingat perjalanan panjang Tojo Una-Una yang dibangun dengan kerja keras, komitmen, dan kebersamaan masyarakatnya,” ujar Anwar Hafid dalam amanatnya.
Gubernur Anwar Hafid juga menyempatkan diri menyapa para mantan pimpinan daerah Kabupaten Tojo Una-Una, di antaranya Drs. Damsik Ladjalani, Muhammad Lahay, Admin Lasimpala, Jamal Djurejo, dan Mahmud Lahay.
Di tribun utama, Bupati Tojo Una-Una Ilham, S.H., bersama Wakil Bupati Hj. Surya, S.Sos., Ketua TP PKK Kabupaten Hj. Hajar Lawidu, S.Kep., Ns., Ketua DPRD Tojo Una-Una Gusnar A. Suleman, S.E., M.M., serta unsur Forkopimda dan jajaran OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una turut mengikuti rangkaian upacara. Ratusan kepala desa, lurah, camat, serta ASN hadir sebagai peserta upacara, disaksikan ribuan warga masyarakat meski berlangsung di bawah terik matahari.
Bahkan upacara ini turut dihadiri sejumlah kepala daerah se-Sulawesi Tengah serta Bupati Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. Kehadiran lintas provinsi tersebut menjadi penanda kuatnya relasi antardaerah, tidak hanya dalam aspek pemerintahan, tetapi juga ikatan sosial dan budaya.
Simbol persaudaraan itu ditampilkan secara nyata melalui prosesi penyematan pakaian adat. Bupati Bone menyematkan busana adat kepada Bupati Tojo Una-Una, Ilham, S.H. Sebaliknya, Bupati Tojo Una-Una menyematkan ikat kepala adat Siga kepada Bupati Bone. Prosesi tersebut dimaknai sebagai komitmen menjaga hubungan kultural, memperkuat kolaborasi, serta saling mendukung pembangunan berbasis nilai adat dan tradisi.
Gubernur Anwar Hafid juga menegaskan bahwa pembangunan tidak semata mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus sejalan dengan pelestarian budaya dan keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, nilai-nilai lokal seperti gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap alam merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah.
Melalui program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah—di antaranya Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Sejahtera, hingga Berani Berintegritas—Gubernur memastikan bahwa Tojo Una-Una menjadi bagian dari pembangunan provinsi yang inklusif dan merata.
Rangkaian peringatan HUT ke-22 Tojo Una-Una ditutup dengan jamuan makan bersama berbasis pangan nonberas yang disiapkan oleh OPD dan pemerintah kecamatan. Sajian tersebut menjadi simbol kemandirian pangan sekaligus wujud kekayaan kuliner lokal yang mengakar pada budaya masyarakat Tojo Una-Una. *[]











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
