TOGEAN (t-media.id) – Suasana Desa Lebiti, Kecamatan Togean, berubah semarak selama sepekan lebih sejak 17 hingga 25 November 2025. Ratusan guru dari 12 kecamatan di Kabupaten Tojo Una-Una berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 yang tahun ini dipusatkan di wilayah Kepulauan Togean.
Perayaan bertema “Guru Tangguh, Pendidikan Maju” ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi bagi para pendidik untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
Kegiatan dibuka dengan upacara penghormatan kepada pahlawan pendidikan. Dalam prosesi tersebut, para guru menyampaikan doa dan penghormatan atas jasa para pendidik terdahulu yang telah meletakkan pondasi pendidikan di daerah kepulauan.
Upacara dilanjutkan dengan refleksi perjalanan panjang PGRI serta diskusi mengenai peran guru dalam membangun karakter dan wawasan generasi masa depan. Aneka Lomba, Diskusi Pendidikan, dan Aksi Sosial
Selama perayaan berlangsung, panitia menggelar berbagai kegiatan seperti lomba kreativitas antarguru, olahraga, diskusi pendidikan, hingga aksi sosial yang melibatkan masyarakat sekitar. Aktivitas tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antarpendidik, sekaligus menunjukkan kepedulian guru terhadap lingkungan dan masyarakat. Suasana alam Kepulauan Togean yang tenang dan hangat turut menambah kekhidmatan setiap rangkaian kegiatan, membuat para peserta merasa lebih dekat satu sama lain. Dihadiri Ratusan Guru dari 12 Kecamatan
Ketua Panitia sekaligus Ketua PGRI Tojo Una-Una, Tein Salibana, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini menjadi salah satu yang paling melibatkan peserta lintas kecamatan.
“Kegiatan kita menghadirkan 12 cabang olahraga yang diikuti oleh guru dari 12 kecamatan. Ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga wadah kebersamaan untuk memperkuat solidaritas sesama pendidik,” ujar Tein dalam keterangan pers, Kamis (20/11/2025).
Ia menambahkan bahwa peringatan HUT PGRI tingkat kabupaten yang digelar tiga tahun sekali ini menjadi ruang penting untuk memperbaharui semangat mengabdi.
Kegiatan ini turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una. Bupati Tojo Una-Una, Ilham, S.H., memberikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan PGRI di wilayah kepulauan, yang menurutnya menunjukkan dedikasi luar biasa dari para guru.
“Guru adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Saya sangat mengapresiasi semangat para pendidik yang rela menempuh perjalanan jauh menuju Togean hanya untuk memperingati hari bersejarah ini. Ini bukti bahwa komitmen mereka untuk memajukan pendidikan tidak pernah surut,” ujar Bupati Ilham.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru melalui berbagai kegiatan pengembangan diri.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memotivasi guru untuk meningkatkan kemampuan, berinovasi dalam pembelajaran, serta memperkokoh integritas profesi,”
Pemerintag Daerah terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan yang kerap menghadapi tantangan akses dan sarana prasarana.
Harapan ke Depan Pendidikan Tojo Una-Una Makin Maju, Melalui momentum HUT PGRI ke-80, para guru berharap agar mutu pendidikan di Tojo Una-Una terus meningkat, terutama di daerah terpencil seperti Kepulauan Togean. Para pendidik juga berharap pemerintah semakin memperhatikan pemerataan akses pendidikan.
Semangat PGRI menjadi pengingat bahwa guru adalah pelita bangsa—yang menyemai harapan dan membangun masa depan generasi Indonesia.











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
