TOJO UNA-UNA, t-media.id – Apel perdana awal tahun, ribuan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer memenuhi halaman Kantor Bupati Tojo Una-Una, Senin pagi (5/1/2026). Apel perdana awal tahun itu menjadi panggung pertama Bupati ILHAM LAWIDU, S.H., menegaskan kembali arah kepemimpinannya di tahun 2026.
Berdiri sebagai inspektur upacara, Ilham tak sekadar membuka agenda kerja pascalibur Natal dan Tahun Baru. Ia memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan “cek dan ricek” kesiapan birokrasi, sekaligus mengingatkan bahwa kepemimpinan pemerintahan daerah hanya akan berjalan jika ditopang disiplin dan kekompakan aparatur.
Dengan nada tegas, Ilham menggarisbawahi bahwa seluruh kebijakan pemerintah—mulai dari program pusat Nawacita, program Gubernur Sulawesi Tengah 19 Berani, hingga program Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una yang telah disahkan bersama DPRD—harus dilaksanakan secara konsisten dan kolektif.
“Semua program itu ada manfaatnya. Wajib hukumnya kita jalankan bersama dan saling membackup,” tegas Ilham di hadapan jajarannya.
Dalam kepemimpinannya, Ilham juga menunjukkan sikap terbuka terhadap persoalan internal. Ia mengakui masih adanya kelemahan dalam soliditas ASN yang berdampak pada tersendatnya sejumlah program daerah. Menurutnya, tantangan pemerintahan tidak selalu datang dari luar, melainkan dari kurangnya persatuan di dalam tubuh birokrasi itu sendiri.
“ASN dan PPPK kita sekitar 10 ribu orang. Tapi kalau tidak kompak, kita bisa kocar-kacir hanya karena ratusan orang,” ujarnya.
Di tengah keterbatasan anggaran, Ilham tampil sebagai pemimpin yang mendorong keberanian birokrasi. Ia meminta ASN tidak ragu menjalankan kebijakan selama berpihak pada rakyat dan bertujuan meningkatkan pendapatan asli daerah.
“Kalau itu benar dan pro rakyat, maka kita wajib berdiri tegak memperjuangkannya. Tidak boleh gentar,” katanya.
Nuansa ketegasan itu juga berpadu dengan empati. Pada kesempatan yang sama, Ilham mengajak seluruh ASN untuk berbagi dengan korban bencana di Aceh dan Sumatera. Ajakan tersebut mencerminkan nilai kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga pada kepedulian sosial.
“Saya tidak menilai jumlahnya. Yang penting keikhlasan kita semua,” ucapnya.
Apel perdana itu ditutup dengan penyerahan penghargaan Inovasi Daerah serta trofi dan bonus bagi pemenang Liga Futsal Korpri. Bagi Ilham, apresiasi adalah bagian dari kepemimpinan—memberi ruang bagi prestasi sekaligus memotivasi aparatur untuk terus berbenah.
Di awal 2026, pesan kepemimpinan Ilham Lawidu pun jelas: disiplin, berani, kompak, dan peduli—sebagai fondasi membangun Tojo Una-Una ke arah yang lebih maju. *[]











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
