t-media.id, TOUNA – Musyawarah Cabang (MUSCAB) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Tojo Una-Una menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah maupun pihak lain dalam menghadapi tantangan media di era digital lebih-lebih soal maraknya aksi-aksi oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan.
Demikian dikatakan Fahmi Alamri,S.E., dalam keterangan persnya pada saat sejumlah media yang tergabung dalam Pro Jurnalismedia Siber melakukan aksi publikasi kegiatan Muscab PJS melalui pemasangan Baliho disejumlah ruas jalan penting di Touna, Kamis (28/8/2025).
Fahmi yakin bahwa Wadah PJS sebagai organisasi profesi wartawan akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah jurnalistik dan etika profesi.
Dia menyampaikan sebagaimana diketahui, media dan insan pers merupakan pilar demokrasi, yang memiliki peran penting sebagai penyambung informasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga itu menurutnya rekan-rekan wartawan khususnya yang berada dikabupaten Tojo Una-Una akan menghadapi tantangan-tantangan yang cukup besar.
Fahmi justru menyinggung lebih dalam soal Tagline Muscab PJS yang dirangkaikan dengan seminar mengangkat tema ” “Penguatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Menghadapi Wartawan Gadungan”, ia pun mensuport kegiatan ini termasuk agenda-agenda kerja para jurnalis Touna kedepan dengan menjaga etika jurnalis dan idependensi wartawan untuk mejawab tantangan dalam pembangunan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una.
Dalam konteks pembangunan di Tojo Una-Una dia berharap. “Oleh karena peran teman-teman wartawan ini dengan berbagai informasi hampir disemua sektor menentukan dan sangat terasa berkontribusi dalam menyampaikan berbagai capaian pembangunan, program-program daerah, sekaligus menjadi sarana kritik konstruktif demi kemajuan bersama.” Harapnya
Fahmi juga menambahkan Musyawarah Cabang (MUSCAB) PJS nantinya bukan hanya sekedar forum musyawarah untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dan profesionalisme insan pers di daerah khususnya diwilayah Kabupaten Tojo Una-Una.
“Saya berharap kepengurusan yang akan terpilih nantinya dapat membawa semangat baru bagi insan pers di Tojo Una-Una, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,”
Dia melanjutkan, “bahwa tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa dukungan informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya.” Ujarnya
Oleh karena itu, dia mengajak seluruh wartawan di Tojo Una-Una untuk terus menjadi mitra kritis dan solutif. Wartawan bukan hanya pelapor, tetapi juga pendidik publik yang membantu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sebagai Ketua Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una, ketua termuda di Sulawesi Tengah, Fahmi berkomitmen dan akan berkontribusi serta menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab, membuka ruang komunikasi dan kolaborasi yang seluas-luasnya dengan rekan-rekan insan media.
“Mari kita bangun Tojo Una-Una menjadi daerah yang informatif, transparan, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” pungkasnya. [*]











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)
















Touna Media Infotama
