TOJO UNA-UNA (t-media.id) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tojo Una-Una melakukan survei rencana pemasangan jaringan internet untuk Balai Penyuluh Keluarga Berencana (KB) di wilayah kepulauan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, dan menyasar sejumlah kecamatan, yakni Batudaka, Talatako, Walea Kepulauan, dan Walea Besar.
Survei dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Touna, Mario Dg. Pawadjoi, SH., M.Si., didampingi Kabid E-Government, Wahyudiansyah, S.Pd., serta turut melibatkan awak media dan Penyuluh KB, Moh. Thaib, S.M.
Upaya Tingkatkan Layanan Publik di Kepulauan
Kegiatan ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una melalui kolaborasi antara Kominfo dan BKKBN, untuk meningkatkan kualitas layanan publik terutama kebutuhan internet di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan jaringan.
“Kami ingin memastikan bahwa balai penyuluh KB memiliki akses internet yang memadai. Dengan jaringan yang stabil, proses pendataan, pelaporan, dan penyuluhan berbasis digital bisa berjalan lebih efektif,” ujar Kadis Kominfo, Mario Dg. Pawadjoi.
Rombongan meninjau langsung kondisi geografis dan kesiapan infrastruktur di setiap lokasi. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa survei mencakup pemeriksaan kelayakan jaringan, kebutuhan teknis, serta titik potensial pemasangan perangkat internet.
Data Survei Akan Disampaikan ke BAKTI
Setelah survei selesai, seluruh hasil pengecekan akan disampaikan kepada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) sebagai pihak yang akan melakukan pemasangan jaringan internet pada Balai Penyuluh KB di enam kecamatan kepulauan tersebut.
“Survei ini adalah langkah awal untuk memastikan setiap lokasi benar-benar siap menerima bantuan. Hasil survei ini akan kami susun dan sampaikan kepada BAKTI sebagai dasar penetapan titik pemasangan akses internet berbasis AI, yang rencananya direalisasikan pada tahun 2026,” jelas Mario.
Dukungan untuk Layanan KB Berbasis Digital
Sementara itu, Penyuluh KB Moh. Thaib, S.M., menyampaikan bahwa kehadiran internet sangat dibutuhkan untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Akses internet akan sangat membantu dalam pendataan, pelayanan, dan penyebaran informasi program KB. Ini adalah kebutuhan mendesak bagi wilayah kepulauan,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap melalui program ini, kualitas layanan publik di wilayah kepulauan dapat meningkat, khususnya dalam mendukung transformasi digital di bidang penyuluhan KB.











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
