TOJO UNA-UNA, t-media,id – Ratusan wajah terlihat tegang sekaligus bahagia setelah penantian panjang, 363 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, di halaman Kantor Bupati Tojo Una-Una, Senin, 29/12/2025.
SK tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, S.H. Penyerahan ini sekaligus menandai awal pengabdian baru bagi para PPPK yang akan memperkuat pelayanan publik di Tojo una-Una.
“Semestinya diserahkan pada 26 Desember, namun tertunda karena ada hal teknis yang harus kami selesaikan,” ujar Bupati Ilham Lawidu di hadapan para penerima SK.
Dari total 363 PPPK Paruh Waktu yang menerima SK, 1 orang tenaga kesehatan, 327 tenaga teknis, dan 35 tenaga guru. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pengabdian, sebagian telah bertahun-tahun bekerja sebagai tenaga non-ASN, menanti kepastian status dan pengakuan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa tidak ada perbedaan tugas dan tanggung jawab antara PPPK Paruh Waktu dengan aparatur lainnya. Profesionalisme, integritas, dan rasa tanggung jawab tetap menjadi tuntutan utama.
“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT. Di luar sana masih banyak yang ingin mengenakan seragam Korpri, namun belum diberikan kesempatan,” ucapnya, disambut anggukan para PPPK.
Regulasi terbaru melalui PermenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 membawa angin segar. PPPK Paruh Waktu kini tidak lagi dibayar harian atau berbasis proyek, melainkan menerima gaji secara bulanan melalui mekanisme ASN yang bersumber dari APBD atau anggaran instansi terkait.
Lebih dari itu, status paruh waktu bukanlah akhir. Ia menjadi masa transisi menuju PPPK Penuh Waktu. Peluang itu terbuka bagi mereka yang menunjukkan kinerja baik, dibutuhkan instansi, tersedia anggaran, serta memenuhi persyaratan administrasi tanpa harus mengikuti tes ulang.
Di akhir acara, harapan pun menggantung di udara. Harapan tentang pengabdian yang lebih pasti, kesejahteraan yang lebih layak, dan masa depan yang perlahan menemukan bentuknya.
Bupati Ilham Lawidu menutup arahannya dengan pesan sederhana namun tegas: junjung tinggi etos kerja, jaga integritas, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Bagi 363 PPPK Paruh Waktu itu, SK yang diterima di penghujung tahun bukan sekadar selembar kertas. Ia adalah penanda kepercayaan, sekaligus awal perjalanan panjang dalam melayani masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una. *[]











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
