t-media.id – Ratusan Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Teluk Dolango Pelabuhan Bunta gelar Unjuk rasa (Unras) terkait belum dibayarkan hak atas upah oleh Perusahaan PT. Cipta Banggai Sejahtera (CBS).
Unras ratusan TKBM tersebut digelar didepan kantor Kesyahbandaran Pelabuhan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Rabu (6/8/2025).
Ratusan buruh yang melakukan Unras Damai tersebut tampak menggunakan spanduk yang bertuliskan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Teluk Dolango Pelabuhan Bunta. mendesak pihak perusahaan PT.Cipta Banggai Sejahtera bayarkan upah buruh.
Sementara, Mohamad Aksa sebagai koordinator Unras, menuntut pembayaran segera atas hak-hak buruh serta mendesak pihak berwenang, khususnya Syabandar Pelabuhan Bunta, untuk mengambil tindakan tegas terhadap PT CBS
Mohamad Aksa dan massa aksi bahkan mengancam akan menghentikan seluruh aktivitas perusahaan jika tuntutan tak dipenuhi.
Tak hanya sampai di situ, para buruh juga mendesak PT Jambi agar tidak memberikan izin pelayaran kepada PT CBS sebelum perusahaan menyelesaikan kewajiban terhadap para buruh.
Aksi digelar dibeberapa titik yg dimulai dari Kantor Pelabuhan Kelas III Bunta, selanjutnya digelar dikantor Pelayaran PT Jambi di Kelurahan Salabenda, dan terakhir masa aksi menuju kantor PT CBS di Desa Batu Hitam, Kecamatan Nuhon.
Menanggapi tuntutan para buruh, syabandar Pelabuhan Bunta, Imran Usman mengambil langkah turun langsung menemui massa aksi dan dalam dialog singkat dengan masa aksi, ia berjanji akan memfasilitasi pertemuan mediasi dengan menghadirkan direktur PT CBS.











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)

















Touna Media Infotama
