t-media.id | Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menyampaikan penjelasan terkait peristiwa pengangkutan jenazah seorang warga Kecamatan Ampana Tete menggunakan sepeda motor yang beredar di media sosial.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Tojo Una-Una, Dr. Niko, S.Ked., M.K.M., M.M., M.H,, mengatakan peristiwa tersebut dialami oleh Ny. Wita Ladi, warga Dusun Paria, Desa Uematopa, Kecamatan Ampana Tete.
Menurut Niko, tenaga kesehatan di Desa Uematopa selama ini melaksanakan pelayanan kesehatan secara rutin, termasuk kegiatan posyandu bulanan. Pasien juga sempat mendapatkan pelayanan kesehatan pada awal kehamilan.
“Dalam perjalanan kehamilan selanjutnya, pasien sulit dijangkau karena tinggal di area kebun yang cukup jauh dari akses jalan,” kata Niko, Kamis (16/1/2026).
Ia menjelaskan, bidan desa telah berupaya menghubungi pasien secara berkala. Saat kondisi pasien menurun, keluarga diminta membawa pasien ke pemukiman warga yang memiliki akses transportasi agar dapat dilakukan pertolongan awal dan rujukan.
Pasien kemudian dibawa ke puskesmas menggunakan mobil pribadi dalam kondisi kesadaran menurun, menggigil, dan gelisah. Setibanya di puskesmas, pasien langsung diprioritaskan sebagai triase merah dan mendapatkan penanganan medis.
Setelah sempat menunjukkan perbaikan, pasien dirujuk ke RSUD Ampana dengan pendampingan bidan desa menggunakan kendaraan lain. Pada saat bersamaan, ambulans puskesmas sedang digunakan untuk menangani rujukan pasien gawat darurat lainnya.
Pasien kemudian dinyatakan meninggal dunia. Pihak puskesmas menyarankan penggunaan ambulans untuk pengantaran jenazah. Namun, kondisi kendaraan yang tersedia saat itu dinilai tidak memungkinkan menjangkau wilayah Dusun Paria.
Dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan waktu yang telah memasuki sore hari, keluarga bersama warga setempat memilih membawa jenazah menggunakan sepeda motor yang telah dirakit untuk pengangkutan.
Niko menyampaikan, kondisi geografis dan keterbatasan akses transportasi masih menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan di sejumlah wilayah Kabupaten Tojo Una-Una, terutama daerah terpencil.
Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya memperkuat layanan kesehatan proaktif melalui Mobil Sehat dan layanan home care untuk menjangkau masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.
“Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga secara lebih optimal,” ujar Niko. *[]











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
