t-media.id, Ampana Tete – Kelapa merupakan salah satu komoditas yang memiliki peluang besar dalam hal diversifikasi produk, sementara disisi lain juga potensi komoditas ini berlimpah di Daerah kabupaten Tojo Una-Una, maka perlunya pengembangan ekosistem kelapa secara terpadu melalui diversifikasi dengan harapan kelapa tidak hanya dijual utuh, namun juga dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai jual tinggi.
Dengan dasar itu diibutuhkan rencana startegi Pemerintah Daerah yang berisi langkah-langkah konkret untuk meningkatkan nilai tambah produk kelapa melalui proses pengolahan dan pemurnian, sehingga menghasilkan produk akhir yang memiliki nilai jual lebih tinggi, mencakup transformasi kelapa dari bentuk mentah (misalnya, buah kelapa segar) menjadi berbagai produk olahan seperti minyak kelapa, santan, kelapa parut kering, produk turunan kelapa lainnya, hingga produk-produk bernilai tambah tinggi lainnya.
Menindaklanjuti hal itu, Dinas PPK-UKM Tojo Una-Una menyelenggarakan pelatihan kapasitas diversifikasi pengolahan produk kelapa bagi sejumlah pelaku usaha mikro yang digelar di Kecamatan Ampana Tete, Kamis (7/8/25)
Kegiatan yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategi pembangunan sekaligus menyambut para peserta pelatihan.
“Pelatihan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor industri rumah tangga berbasis pertanian dan perkebunan,” ujar Wabup Surya.
Ia berharap melalui pelatihan ini, menjadi kegiatan penting dalam kerangka penguatan pelaku usaha mikro di Tojo Una-Una sebagai fondasi ekonomi daerah di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks yang pada gilirannya dengan pelatihan ini akan memberikan bekal keterampilan praktis yang dapat di laksanakan oleh para peserta pelatihan nantinya.
Pemerintah Daerah Tojo Una-Una akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan agroindustri lewat fasilitasi alat produksi, kegiatan pelatihan, dan akses pasar, bahkan mendorong pihak swasta dan lembaga keuangan untuk berkontribusi.*[]











![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)

















Touna Media Infotama
