TOJO UNA-UNA|t-media.id— Ada gelagat menarik di balik pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tojo Una-Una periode 2026–2031. Bertempat di Aula Latifah Homestay, Kelurahan Bailo, Kecamatan Ampana Kota, Sabtu (31/10/2026), barisan elite Partai Golkar tampil kompak mendatangi hajat partai berlambang bola dunia tersebut.
Bukan main-main, Bupati Tojo Una-Una Ilham, S.H., yang juga Ketua DPD II Partai Golkar bersama Ketua DPRD Tojo Una-Una Gusnar A. Suleman, S.E., M.M., hadir langsung di lokasi acara. Kehadiran dua petinggi Golkar ini seolah menepis desas-desus keretakan koalisi pasca-masuknya Wakil Bupati Hj. Surya, S.Sos., M.Si., ke dalam gerbong struktural PKB.
Dari atas panggung, Bupati Ilham melontarkan penegasan yang meredam spekulasi. Ia memastikan bahwa ikatan koalisi pasangan bertajuk “IHLAS” tetap kokoh.
“Kerja sama antara Pemerintah, Golkar, PKB, dan partai pendukung bukan sekadar ikatan sesaat. Ini adalah komitmen kuat yang dibangun di atas visi yang sama untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Tojo Una-Una,” ujar Ilham di hadapan kader PKB dan jajaran Forkopimda.
Bupati Ilham juga berpesan agar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PKB tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan ruang evaluasi untuk merumuskan langkah strategis. Ia mengajak PKB merapatkan barisan, menepis isu miring, serta berfokus mengawal visi pembangunan daerah yang religius, maju, adil, dan sejahtera.
Peta politik di bumi Sivia Patuju memang tengah menghangat. Langkah strategis DPP dan DPW PKB meloloskan Wakil Bupati Hj. Surya hingga tahap fit and proper test dinilai para pengamat sebagai langkah geopolitik taktis.
Perpaduan antara jejaring birokrasi yang dikuasai Surya dan ketokohan kultural Ketua DPC PKB Tojo Una-Una Asrun P. Taurenta—yang mengantongi modal 3 kursi DPRD dari hasil Pileg 2024—diprediksi bakal mengubah kalkulasi kekuatan lokal menyongsong kontestasi politik ke depan.
Kendati demikian, Asrun P. Taurenta memastikan hubungan antarkoalisi partai pengusung bupati tetap berada di zona nyaman. “Koalisi kami masih adem, dari awal hingga saat ini masih tetap nyaman. Tidak ada alasan untuk berdiri di manapun ketika membawa simbol partai, tujuannya tetap satu: perjuangan kesejahteraan rakyat,” ucap Asrun.
Dengan perpaduan faksi birokrat yang kini merapat ke PKB dan kekuatan kultural-legislatif yang sudah terbangun, PKB Tojo Una-Una tampak mulai memanaskan mesin partai lebih awal untuk menatap agenda politik jangka panjang. *[]
Sumber : Istimewah _ Media Center IHLAS













































Touna Media Infotama
