AMPANA TETE|t-media.id — Genap berusia satu tahun, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 60 Kabupaten Tojo Una-Una tidak hanya merayakan perjalanan awal, tetapi juga menebar tumpuan harapan baru bagi masa depan pendidikan di Sulawesi Tengah. Dalam momentum peringatan setahun berdirinya sekolah di Desa Kajulangko pada Selasa, 29 September 2026, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menegaskan komitmennya untuk mendorong program pendidikan ini ke level yang lebih tinggi.
Bupati Tojo Una-Una, ILHAM, S.H., menegaskan bahwa hadirnya Sekolah Rakyat merupakan pertaruhan penting dalam mencetak generasi unggul daerah. Di hadapan para siswa, guru, dan tokoh masyarakat, Ilham menaruh impian agar Kabupaten Tojo Una-Una tidak lagi hanya tersohor karena eksotisme wisata Kepulauan Togean, melainkan juga lewat capaian intelektual anak-anak mudanya.
“Kalau bisa, anak-anak didik di Sekolah Rakyat ini bisa mengharumkan nama Kabupaten Tojo Una-Una di tingkat nasional, bahkan di mancanegara,” ujar Ilham.
Di balik capaian awal siswa SRT 60, terdapat potret pengabdian ratusan kilometer dari rumah. Bupati memberikan apresiasi mendalam kepada para jajaran kepala sekolah dan guru yang rela meninggalkan keluarga serta kampung halaman demi membina siswa di Touna. Para pendidik ini didatangkan dari berbagai pelosok Nusantara, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi Selatan.
Dedikasi tersebut, menurut Ilham, terbayar dengan geliat prestasi yang mulai ditunjukkan para siswa dalam setahun terakhir. Keberhasilan ini juga tak lepas dari kolaborasi erat bersama jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, serta elemen masyarakat setempat.
Meski begitu, Ilham tak menutup mata terhadap sorotan dan kritik publik yang belakangan mengalir di media sosial terkait penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Bagi Pemkab Touna, kritik tajam justru menjadi obat penawar agar pengelola sekolah tidak berpuas diri.
“Kalau hanya yang mendukung semua, kita pasti akan lalai dan tidak tahu apa yang menjadi kesalahan kita,” tegasnya.
Memasuki tahun kedua, program Sekolah Rakyat di Tojo Una-Una bersiap melakukan lompatan besar. Menindaklanjuti koordinasi bersama Pemerintah Provinsi, alokasi dukungan anggaran dan fasilitas dari pemerintah pusat dipastikan mengalami peningkatan.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Touna telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan kompleks dan fasilitas baru Sekolah Rakyat. Penyiapan kawasan yang luas ini diharapkan dapat memperkuat sarana pembinaan dan pembelajaran siswa secara lebih optimal dan terpadu.
Acara yang berlangsung hangat tersebut sempat diwarnai permohonan maaf dari Bupati Ilham karena keterlambatannya menghadiri pembukaan akibat kendala teknis kendaraan dalam perjalanan maraton usai menghadiri agenda kementerian di Palu sejak subuh. Namun, fokus utama tetap tertuju pada konsistensi membangun fondasi pendidikan.
Ilham mengingatkan bahwa usia satu tahun masih sangat muda bagi sebuah lembaga pendidikan. Kendati demikian, seluruh pimpinan daerah dan pengelola sepakat menjadikan evaluasi tahun pertama sebagai batu pijakan untuk melahirkan lulusan-lulusan berdaya saing tinggi pada masa depan. *[]
Sumber : Diskominfo Tojo Una-Una













































Touna Media Infotama
