MAKKAH |TMEDIA.ID. – Jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 Embarkasi Balikpapan (BPN) dilaporkan telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah inti haji di Makkah. Jemaah asal Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk rombongan dari Kabupaten Tojo Una-Una, kini tengah bersiap melanjutkan perjalanan ibadah ke Kota Madinah.
Ketua Rombongan Haji Kabupaten Tojo Una-Una, H. Sudirman SN, M.Hi., memastikan seluruh jemaah yang berada di bawah pengawasannya dalam kondisi prima.
“Alhamdulillah kondisi seluruh jemaah dalam keadaan sehat,” ujar Sudirman saat dihubungi langsung dari Makkah, Minggu, 7 Juni 2026, pukul 01.36 waktu Arab Saudi (atau pukul 06.36 WITA).
Menurut Sudirman, jemaah dari Kabupaten Tojo Una-Una yang berjumlah 57 orang telah menyelesaikan tahapan krusial haji, yakni Tawaf Ifadah dan Tahallul Tsani. Prosesi tersebut berjalan lancar, baik bagi jemaah yang melaksanakannya secara mandiri maupun jemaah lansia dan risti (risiko tinggi) yang harus menggunakan fasilitas kursi roda.
Saat ini, sembari menunggu jadwal pergeseran menuju Madinah, para jemaah memanfaatkan waktu luang untuk memperbanyak ibadah mandiri dan melaksanakan umrah sunnah di Masjidil Haram.
Sebelum bertolak ke Madinah, jemaah diwajibkan melaksanakan Tawaf Wada sebagai ritual perpisahan dan penghormatan terakhir kepada Baitullah (Ka’bah).
Di Kota Madinah nanti, jemaah Kloter 10 BPN dijadwalkan menetap selama kurang lebih 8 hari. Agenda utama mereka di kota nabi tersebut adalah melaksanakan Shalat Arbain, yakni ibadah shalat fardhu sebanyak 40 waktu berturut-turut tanpa terputus di Masjid Nabawi.
Meski ibadah Arbain menjadi salah satu momentum yang paling dinanti oleh jemaah haji Indonesia, hukum melaksanakannya adalah sunnah dan tidak memengaruhi keabsahan ibadah haji itu sendiri.
Secara keseluruhan, Kloter 10 BPN merupakan gabungan jemaah dari beberapa wilayah di Sulawesi Tengah, meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Poso, Kabupaten Buol, dan Kabupaten Tojo Una-Una. Total jemaah dalam kloter ini mencapai 360 orang, yang terdiri dari 356 jemaah haji dan 4 orang petugas kloter.
Rombongan ini sebelumnya bertolak ke tanah suci melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan pada 10 Mei 2026 lalu.
Terkait kepulangan ke Tanah Air, panitia penyelenggara di Debarkasi Balikpapan menyatakan kesiapan mereka telah rampung 100 persen. Fase pemulangan nasional sendiri telah bergulir sejak 1 Juni 2026, sementara jemaah yang berada di Embarkasi Balikpapan dijadwalkan akan mendarat kembali secara bertahap mulai akhir Juni 2026 mendatang. *[]
Sumber Laporan : SAMAS








































![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)
















Touna Media Infotama
