t-media.id, TOJO BARAT | Ruas Jalan Trans Sulawesi di Desa Matako, Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una-Una, kembali memakan korban. Pada Minggu malam, 31 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WITA, sebuah sepeda motor Honda hitam hilang kendali dan menghantam seorang pejalan kaki paruh baya hingga mengalami luka berat.
Kecelakaan bermula ketika sepeda motor dengan nomor polisi DN 5612 LK yang dikendarai Mita Asria Paleba, 26 tahun, melaju dari arah timur menuju barat. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut mendadak oleng.
“Pengendara sepeda motor tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak pejalan kaki yang berada di arah berlawanan,” kata Kepala Kepolisian Sektor Tojo, Inspektur Satu I Gusti Lanang Mardika, saat dikonfirmasi pada Senin, 1 Juni 2026.
Korban yang tertabrak di jalur berlawanan tersebut diidentifikasi bernama Masri Nawir, 64 tahun, warga desa setempat. Akibat hantaman keras motor, Masri terkapar di pinggir jalan dengan cedera serius.
Warga yang berada di lokasi langsung berhamburan memberikan pertolongan. Masri mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka robek yang cukup dalam di bagian kepala sebelah kanan. Ia sempat dievakuasi ke Puskesmas Matako, namun karena kondisinya kritis, pihak medis memutuskan merujuknya ke Rumah Sakit Poso malam itu juga.
Sementara itu, Mita, sang pengendara motor, dilaporkan hanya mengalami luka lecet pada lutut kirinya dan shock atas insiden tersebut.
Tak lama setelah kejadian, personel Polsek Tojo langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi bergerak cepat mengamankan sepeda motor Honda milik Mita sebagai barang bukti dan mulai memeriksa sejumlah saksi mata yang melihat langsung peristiwa tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan guna proses hukum lebih lanjut,” ujar I Gusti Lanang. Polisi belum bisa memastikan apakah hilangnya kendali motor disebabkan oleh faktor kelalaian manusia, kondisi kendaraan, atau minimnya penerangan di jalur Trans Sulawesi tersebut.
Berkaca dari insiden ini, I Gusti Lanang kembali mengingatkan para pengguna jalan untuk tidak meremehkan jalur Trans Sulawesi yang dikenal rawan. Ia meminta pengendara menurunkan kecepatan dan menjaga fokus, terutama saat berkendara di malam hari.
“Masyarakat harus selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ia memungkas *[]
Sumber : Humas Polres Tojo Una-Una








































![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)











![Pelantikan dan pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pertama Dan Pejabat Pengawas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una. [ foto : Usman Ayahu ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/10/Pelantikan-Pejabat-Pratama-360x180.jpg)


Touna Media Infotama
