t-media.id, TOJO UNA-UNA | Ambisi Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) untuk lepas dari bayang-bayang krisis energi mulai menapaki babak baru. Di ruang rapat Kantor Bupati, Minggu, 19 April 2026, sebuah kesepakatan diteken. Mitra yang digandeng bukan pemain lama: PT Farmsent Energi. Targetnya ambisius, yakni menyulap potensi alam lokal menjadi daya setrum yang menghidupkan nadi ekonomi kepulauan.
Langkah ini bukan sekadar seremoni tanda tangan di atas kertas segel. Jauh sebelum tinta mengering, rombongan investor telah lebih dulu menyisir wilayah kepulauan. Mereka membidik titik-titik potensial yang selama ini hanya menjadi aset tidur. Di sana, Kepala Perusda Tojo Una-Una, Syaiful Wahid, dan Wakil Ketua DPRD Jafar M. Amin, pasang badan mengawal peninjauan lapangan.
Wakil Bupati Touna, Surya Lapasiri, S.Sos., M.Si., yang memimpin pertemuan lanjutan, tampak memberikan lampu hijau bagi Perusahaan Daerah (Perusda) untuk tampil di garda terdepan. Dalam skenario besar ini, Perusda tak lagi sekadar menjadi penonton, melainkan lokomotif yang menarik gerbong investasi energi terbarukan.
Saleh Ramli, inisiator di balik layar investasi ini, melempar pesan yang cukup menohok. Ia menyentil fenomena “investor rasa kontraktor” yang kerap mendatangi daerah hanya untuk mengeruk keuntungan proyek jangka pendek. “Banyak yang mengaku investor, tetapi akhirnya hanya kontraktor. Kami datang bersama PT Farmsent Energi untuk membangun daerah,” ujarnya lugas.
Bagi Saleh, energi adalah kunci pembuka kotak pandora ekonomi. Tanpa listrik yang mumpuni, mimpi untuk menggerakkan industri pengolahan hingga menghidupkan gairah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Touna bakal tetap menjadi pepesan kosong. Ia membayangkan sebuah ekosistem di mana listrik tak lagi jadi barang mewah, industri berputar, dan ekonomi warga tumbuh dari bawah.
Kini, bola panas berada di tangan pemerintah daerah dan Perusda. Publik menanti apakah kesepakatan ini akan segera menjelma menjadi program konkret di lapangan, atau justru layu sebelum berkembang dalam tumpukan berkas birokrasi. Jika berhasil, Touna tak hanya akan mandiri secara energi, tapi juga memberi pesan kuat: bahwa masa depan ekonomi hijau bisa dimulai dari beranda kepulauan. *[BD]













![Ketua KPU dan Anggota KPU saat Rapat Pleno Penetapan Peserta Pilgub Sulteng 2024. [ foto : Istimewa ]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/KPU-Sulteng-240924-1-1.jpg)

























![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)












Touna Media Infotama
