t-media.id, RATOLINDO – Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kelurahan Dondo Barat, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, berlangsung khidmat pada Kamis (28/5/2026). Momentum ini tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata peningkatan ketakwaan dan kesadaran syariat jamaah setempat.
Sebanyak tiga masjid dan satu mushola di wilayah Kelurahan Dondo Barat serentak melaksanakan penyembelihan total 15 ekor hewan kurban berupa sapi di halaman masing-masing. Pelaksanaan kurban yang bertepatan dengan tanggal 11 Dzulhijjah 1447 Hijriah ini memperlihatkan antusiasme religius masyarakat yang kian menebal dari tahun ke tahun.
Berikut adalah rincian sebaran hewan kurban di wilayah Kelurahan Dondo Barat: Masid Nur-Rahman: 6 Ekor Sapi, Masid Fastabiqul Khairaat: 5 Ekor Sapi, Masid Babul Khairat: 2 Ekor Sapi dan Mushola Azzahra: 2 Ekor Sapi.
Dalam syariat Islam, esensi utama kurban bukanlah darah atau dagingnya yang mencapai Allah SWT, melainkan ketakwaan dan keikhlasan dari orang yang berkurban sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur’an dan dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS. Semangat spiritual inilah yang melatarbelakangi lonjakan jumlah hewan kurban di Masjid Nur-Rahman pada tahun ini.
Imam Masjid Nur-Rahman, Ustd. Ishak Laonga, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas meningkatnya kesadaran beribadah para jamaahnya. Kesadaran untuk mengorbankan sebagian harta demi mendekatkan diri kepada Sang Pencipta tecermin dari bertambahnya jumlah sapi kurban secara signifikan.
“Alhamdulillah untuk kurban para jamaah Masjid Nur-Rahman tahun ini sebanyak 6 ekor sapi, dimana pada tahun kemarin kita hanya berkurban sebanyak 4 ekor sapi dan tahun ini ada ketambahan 2 ekor,” ujar Ustd. Ishak Laonga dengan penuh rasa syukur.
Selain peningkatan kuantitas di Masjid Nur-Rahman, bukti penguatan nilai-nilai takwa juga terukir indah di Masjid Babul Khairat. Untuk pertama kalinya sejak rumah ibadah ini didirikan, para jamaah dan masyarakat sekitar berhasil menyatukan tekad serta keikhlasan untuk menyelenggarakan penyembelihan kurban secara mandiri.
Takmirul Masjid Babul Khairat, Ustd. Amson Patanda, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa momen Iduladha kali ini menjadi tonggak sejarah spiritual baru bagi lingkungan sekitar masjid yang berhasil mengumpulkan 2 ekor sapi kurban.
“Bahwa tahun haji ini merupakan pelaksanaan pertama sejak didirikannya Masjid Babul Khairat para jamaah dan masyarakat sekitarnya melaksanakan kurban, dan alhamdulillah kita bisa berkurban sebanyak 2 ekor sapi,” tutur Ustd. Amson Patanda.
Melalui pelaksanaan kurban yang tersebar di halaman-halaman masjid dan mushola di Dondo Barat ini, syariat Islam tidak hanya dipahami sebagai teks normatif belaka. Warga Dondo Barat berhasil menghidupkannya sebagai bukti cinta vertikal kepada Allah SWT (hablum minallah) sekaligus jembatan horizontal berupa kepedulian sosial kepada sesama manusia (hablum minannas) di hari raya. *[]








































![Jurnalis t-media.id saat mewawancarai Kepala Desa Tete A di Kantornya, dan Foto Konservasi Mangrove. [foto : istimewa]](https://t-media.id/wp-content/uploads/2024/09/Potensi-Wisata-Kawasan-Konservasi-Mangrove-Desa-Tete-A.-Belum-Dilirik-Pemerintah-360x180.jpg)
















Touna Media Infotama
