TOUNA|t-media.id — Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tojo Una-Una mendadak dipenuhi riuh rendah antusiasme ribuan pegawai pada Senin, 3 Agustus 2026. Kedatangan ribuan pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ini menjadi penanda krusial bagi keberlanjutan karier mereka: menuntaskan verifikasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) sebagai syarat utama perpanjangan kontrak kerja.
Antrean yang mengular dari ruang pelayanan hingga area luar gedung menunjukkan tingginya komitmen para ASN P3K dalam memenuhi kewajiban administrasi digital. Proses aktivasi TTE ini menjadi pintu masuk utama agar seluruh laporan kinerja dan dokumen resmi pemerintahan dapat tervalidasi dengan sah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tojo Una-Una, Daeng Mario Pawadjoi, S.H., M.Si., mengonfirmasi bahwa instansinya mengerahkan seluruh kemampuan untuk melayani secara maksimal total 2.100 pegawai P3K yang terdata.
“Secara totalitas yang akan dilayani aktivasi TTE itu 2.100,” ungkap Daeng Mario. Ia menjelaskan bahwa penyiapan TTE merupakan langkah krusial dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di mana laporan kerja dan dokumen pegawai kini menuntut validasi digital yang sah.
Perjuangan para P3K ini kian terasa dari semangat pegawai yang rela datang jauh-jauh dari wilayah kepulauan, seperti Batudaka, Togean, hingga Walea. Berdasarkan surat edaran, mereka melintasi lautan menuju daratan demi memastikan status administrasi mereka selesai tepat waktu.
Untuk mengakomodasi tingginya antusiasme dan memastikan seluruh pegawai terlayani, Diskominfo berkomitmen tidak menerapkan pembatasan hari. Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Tojo Una-Una, Fahrudin Kandupi, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pelayanan akan terus dibuka penuh selama jam kantor sampai seluruh target rampung.
“Ini maksudnya terkait untuk memperpanjang kontrak kerja P3K,” terang Fahrudin. “Semoga P3K yang direkam ini akan mendapatkan perjanjian kinerja dari pimpinan, Bapak Bupati Tojo Una-Una.”
Langkah maraton yang ditempuh Diskominfo bersama ribuan P3K ini mencerminkan optimisme bersama. Di balik kelelahan mengantre, tersimpan harapan besar para abdi negara agar proses integrasi data digital ini menjadi jembatan kepastian status kerja mereka dalam melayani masyarakat Tojo Una-Una ke depan. *[]













































Touna Media Infotama
