AMPANA, t-media.id — Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, memperketat distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi 3 kilogram. Langkah ini diambil untuk memastikan kuota elpiji “melon” tepat sasaran dan tidak lagi dikonsumsi oleh kalangan berpenghasilan mampu, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, dan Polri.
Melalui Sekretariat Daerah, Pemkab Tojo Una-Una mengedarkan surat pemberitahuan resmi bernomor 500/614/SETDA/2026 tertanggal Ampana, 5 Agustus 2026. Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Alfian Matajeng sebagai tindak lanjut langsung dari Surat Edaran Bupati Tojo Una-Una Nomor 500/719/SETDA/2026 tentang Penggunaan LPG Tabung 3 Kg Bersubsidi Tepat Sasaran.
Guna mempermudah migrasi tersebut, pemerintah daerah menggandeng PT Pertamina Patra Niaga melalui Agen PT Asas Mandiri Pratama untuk menggelar penukaran tabung (trade-in) sekaligus Pasar Murah Elpiji Bright Gas 5,5 kilogram.
Kegiatan penukaran tabung dan pasar murah elpiji non-subsidi ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di halaman Kantor Bupati Tojo Una-Una, Kota Bumi Mas Ampana.
Dalam surat tertanggal 5 Agustus 2026 tersebut, Pemkab mengimbau seluruh pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, para camat, pimpinan BUMN/BUMD, serta komandan satuan TNI dan Polri di wilayah Tojo Una-Una untuk mendata pegawainya yang akan melakukan penukaran tabung. Hasil pendataan wajib dilaporkan ke Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah.
Berdasarkan dokumen lampiran tertanggal 5 Agustus 2026 tersebut, Pertamina dan Pemkab menyediakan beberapa opsi penukaran (trade-in) serta pembelian elpiji non-subsidi:
Paket Tukar 2 Tabung: Penukaran 2 tabung elpiji 3 kg mendapat 1 tabung Bright Gas 5,5 kg secara gratis (termasuk gratis isi pertama), Paket Tukar 1 Tabung: Penukaran 1 tabung elpiji 3 kg mendapat 1 tabung Bright Gas 5,5 kg (termasuk gratis isi pertama) dengan membayar biaya tambahan sebesar Rp250.000, Refill / Isi Ulang (Isi ulang Bright Gas 5,5 kg dijual seharga Rp125.000. Isi ulang tabung 12 kg dijual seharga Rp245.000.), Pembelian Baru: Pembelian tabung baru 12 kg beserta isinya dibanderol Rp790.000.
Langkah tegas Pemkab Tojo Una-Una ini sejalan dengan penertiban barang bersubsidi di berbagai daerah. Elpiji 3 kilogram pada hakikatnya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro. Namun di lapangan, komoditas bersubsidi ini masih kerap tersedot oleh kelompok masyarakat berpendapatan menengah ke atas.
Lewat imbauan ini, ASN dan jajaran instansi pemerintah diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk beralih ke elpiji non-subsidi, sehingga alokasi elpiji bersubsidi benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan. *[]












































Touna Media Infotama
