AMPANA, t-media.id — Langkah kaki Siti Nur Hamsia dan Julia Astrid Tolutu tampak mantap saat memasuki ruang sidang Pengadilan Negeri. Selama satu setengah bulan terakhir, keseharian dua mahasiswi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Profesi Gajah Mada Computer (LP3 GMC) Ampana ini berubah drastis. Ruang kelas yang tenang berganti dengan riuh administrasi hukum dan ruang sidang yang penuh dinamika.
Kedua mahasiswi Jurusan Komputer Administrasi Perkantoran ini baru saja menyelesaikan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Posbakumadin Tojo Una-Una. Program yang berlangsung sejak 30 Juni hingga 12 Agustus 2026 ini dirancang untuk menyelaraskan teori akademik dengan realitas penegakan hukum di lapangan.
Bagi Hamsia dan Astrid, kehadiran mereka di LBH bukan sekadar untuk menggugur kewajiban kurikulum kampus. Ini adalah langkah nyata untuk memahami dinamika hukum, khususnya dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat kurang mampu atau miskin struktur. LBH Posbakumadin dipilih karena dinilai sebagai kawah candradimuka terbaik untuk mengasah kepekaan sosial sekaligus profesionalisme kerja.
Selama masa magang, keahlian komputer yang mereka timba di kampus langsung diuji. Mereka terlibat aktif dalam digitalisasi pengarsipan berkas perkara. Tak hanya berkutat di balik layar komputer, mereka juga diberikan kesempatan berharga: mendampingi para advokat saat menerima konsultasi hukum dari masyarakat, menyusun draf dokumen hukum awal, mendampingi klien saat proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP), hingga mengikuti perjalanan dinas ke luar kota.
Pengalaman langsung ini memberikan cara pandang baru bagi keduanya. “Selama magang, kami mendapat banyak pengetahuan tentang hukum. Terutama, kami sekarang bisa membedakan apa itu perkara pidana dan perdata, serta paham tahapan-tahapan proses hukum dalam penanganan perkara,” ungkap Hamsia dan Astrid kepada media ini, Senin, 10 Agustus 2026.
Kontribusi positif kedua mahasiswi ini tidak luput dari perhatian pihak LBH. Ketua Posbakumadin Tojo Una-Una, Nasrun, S.H., CLOA., C.Neg., menyampaikan apresiasi mendalam kepada kampus Gajah Mada Computer Ampana yang telah mengirimkan mahasiswi terbaiknya.
“Ucapan terima kasih kami sampaikan terhadap kampus Gajah Mada. Mereka sudah memberikan kontribusi nyata terhadap kantor Posbakumadin, terutama dalam membantu penanganan administrasi perkara kami,” ujar Nasrun saat dihubungi melalui pesan suara.
Menurut Nasrun, rekam jejak kerja Hamsia dan Astrid selama satu setengah bulan ini terbilang impresif. Kerja keras mereka di bidang administrasi sangat membantu efisiensi penanganan kasus di LBH.
“Semoga ke depan, kerja sama ini tetap berlanjut. Kami berharap LP3 GMC AMPANA (Gajah Mada Computer Ampana) tetap berkiprah, tidak hanya pada bidang hukum administrasi, tetapi juga pada bidang administrasi-administrasi lainnya,” tambah Nasrun.
Nasrun juga berharap program kemitraan ini terus meluas agar semakin banyak mahasiswa yang bisa bekerja sama dan memberikan kontribusi dalam penegakan hukum di bidang administrasi. “Intinya, mereka yang terbaik. Dari kami, ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dari segenap pengurus Posbakumadin Tojo Una-Una,” pungkasnya.
Melalui pengalaman intensif ini, lulusan LP3 GMC Ampana diharapkan tidak hanya lahir sebagai individu yang cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan pemahaman hukum yang matang saat terjun ke dunia kerja nantinya. *[]

















































Touna Media Infotama
