TOUNA — Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam, 18 Juli 2026. Patroli skala sedang ini menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Operasi yang dimulai sejak pukul 20.00 WITA tersebut difokuskan pada pemberantasan penyakit masyarakat dan penekanan angka kriminalitas jalanan. Target operasi meliputi peredaran minuman keras (miras), premanisme, kepemilikan senjata tajam atau senjata api ilegal, narkoba, perjudian, hingga jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Sebelum diterjunkan ke lapangan, personel gabungan terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan dan arahan (APP). Agenda malam itu dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) yang juga menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Tojo Una-Una, AKP Hendrik Siswanto, dengan didampingi petugas piket Provos, Briptu Dewa Made.
Fokus Operasi KRYD Polres Touna: Sasaran Utama (Miras, sajam/senpi ilegal, narkoba, judi, dan premanisme) dan Metode (Patroli dialogis, penyekatan arus lalu lintas, dan pembubaran kerumunan yang berpotensi konflik) serta Target Wilayah (Pusat perbelanjaan, taman kota, fasilitas publik, dan jalur rawan kriminalitas).
Kasat Lantas Polres Tojo Una-Una, AKP Hendrik Siswanto, menyatakan bahwa pendekatan yang digunakan dalam operasi kali ini menitikberatkan pada langkah preventif dan dialogis. Petugas di lapangan tidak hanya berpatroli, tetapi juga melakukan interaksi langsung dengan warga yang masih beraktivitas di luar rumah hingga larut malam.
“Kami memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama kelompok remaja, agar tidak menggunakan knalpot brong (bising) serta menghindari tindakan yang memicu gesekan sosial,” ujar Hendrik saat dikonfirmasi, Sabtu malam.
Menurut Hendrik, kehadiran polisi di ruang-ruang publik seperti taman wisata malam dan pusat perbelanjaan bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan konvensional, seperti penjambretan, pencurian dengan kekerasan (curas), hingga aksi tawuran antar-kelompok.
“Patroli intensif ini ditujukan untuk menekan niat maupun kesempatan para pelaku kejahatan dalam melancarkan aksinya,” tambahnya.
Hingga operasi berakhir pada dini hari, Polres Tojo Una-Una melaporkan situasi di wilayah hukum mereka relatif kondusif. Dalam patroli tersebut, petugas tidak menemukan adanya insiden menonjol ataupun tindak pidana yang mengganggu stabilitas keamanan warga. [ t-media.id ]
Sumber : Humas Polres Tojo Una-Una


















































Touna Media Infotama
